Dalam Sosiologi Adanya Lapisan dalam Masyarakat disebut Dengan
Dalam Sosiologi Adanya Lapisan dalam Masyarakat disebut Dengan

Dalam Sosiologi Adanya Lapisan dalam Masyarakat disebut Dengan

FITNESSTIPSDAY – Yang maksud dengan dengan sitratifikasi sosial adalah (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).

Dalam Sosiologi, adanya lapisan dalam masyarakat disebut sebagai…..

  1. Social welfare

  2. Social justice

  3. Social agreement

  4. Social stratification 

Pelapisan sosial dalam masyarakat juga disebut dengan stratifikasi sosial (social stratification). 
Menurut  Pitrim A. Sorokin, stratifikasi sosial didefinisikan sebagai pembedaan atau penggolongan masyarakat secara vertikal ke dalam kelas-kelas.
Perwujudan pelapisan sosial dalam masyarakat dikenal dengan kelas sosial yang terdiri dari:

  1. Kelas sosial atas (upper class), terdiri dari golongan pejabat, pengusaha kaya.
  2. Kelas sosial menengah (middle class), terdiri dari kaum intelektual yaitu dosen, peneliti, mahasiswa.
  3. Kelas sosial bawah (lower class), terdiri dari buruh, petani, pedagang kecil.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka jawaban yang tepat dari Dalam Sosiologi Adanya Lapisan dalam Masyarakat disebut Dengan adalah D. 

Pembahasan

Perwujudan dari stratifikasi sosial adalah adanya kelas-kelas tinggi dan kelas yang lebih rendah di dalam masyarakat.

Dasar dan inti lapisan-lapisan dalam masyarakat adalah tidak adanya keseimbangan dalam pembagian hak-hak dan kewajiban-kewajiban dan tangung jawab nilai-nilai sosial dan pengaruhnya di antara anggota masyarakat.

Stratifikasi sosial memicu munculnya hierarki dan kelas-kelas sosial di masyarakat. Stratifikasi sosial di masyarakat ditentukan oleh sesuatu yang dihargai oleh masyarakat. 2 macam dasar yang digunakan untuk menggolongkan masyarakat dalam stratifikasi sosial adalah :

 

1. Bersifat tertutup ( closed sosial stratification)

 

Sistem pelapisan dalam masyarakat yang tertutup tidak memungkinkan pindahnya orang dari satu lapisan sosial tertentu kelapisan sosial yang lain, baik gerak pindahnya itu ke atas (sosial climbing) atau gerak pindahnya ke bawah (sosial sinking).

Dalam sistem tertutup semacam itu satu-satunya cara untuk menjadi anggota suatu lapisan tertentu dalam masyarakat adalah kelahiran.

Seseorang mempunyai kedudukan sosial menurut orang tuanya. Sistem sosial yang tertutup ini terdapat di masyarakat yang menganut sistem berkasta.

Dalam sistem ini, seseorang tidak bisa merubah kedudukan atau status nya seperti yang dimiliki oleh orang tuanya.

 

2. Bersifat terbuka (open sosial stratification)

 

Dalam sistem terbuka, setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kemampuanya sendiri.

Apabila mampu dan beruntung seseorang dapat untuk naik ke lapisan yang lebih atas, atau bagi mereka yang tidak beruntung dapat turun ke lapisan yang lebih rendah.

Dasar atau kriteria yang umumnya di pakai untuk menggolongkan anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan dalam masyarakat antara lain

 

• Kekayaan

 

Kekayaan merupakan dasar yang paling banyak di gunakan dalam pelapisan masyarakat. Seseorang yang mempunyai kekayaan banyak akan dimasukan ke dalam lapisan atas dan yang mempunyai kekayaan sedikit akan dimasukan ke dalam lapisan bawah.

 

• Kekuasaan

Seseorang yang mempunyai kekuasaan atau wewenang yang besar akan masuk pada lapisan atas dan yang tidak mempunyai kekuasaan akan masuk ke lapisan bawah.

 

• Kehormatan

Orang yang paling disegani dan dihormati, akan dimasukan kelapisan atas. Dasar semacam ini, biasanya dijumpai pada masyarakat tradisional.

 

• Ilmu pengetahuan

Dasar ini dipakai oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan, walaupun kadang-kadang masyarakat salah persepsi, karena hanya meninjau dari gelar seseorang. Pada umunya orang beranggapan bahwa stratifikasi sosial menghambat kemajuan masyarakat /individu.

Menurut Kingsley Davis dan Wilbert Moore, stratifikasi sosial mempunyai beberapa keuntungan sebagai berikut:

 

  1. Stratifikasi sosial menjelaskan kepada seseorang “tempatnya” dalam masyarakat sesuai dengan pekerjaan, menjelaskan kepadanya bagaimana ia harus menjelaskan dan sehubungan dengan tugasnya menjelaskan apa dan bagaimana efek serta sumbangan kepada masyarakat.
  2. Karena peranan dari setiap tugas dalam setiap masyarakat berbeda – berbeda dan sering kali adanya tugas yang kurang dianggap penting oleh masyarakat (karena beberapa pekerjaan meminta pendidikan dan keahlian terlebih dahulu) maka berdasarkan perbedaan persyaratan dan tuntutan atas prestasi kerja, masyarakat biasanya memberi imbalan kepada yang melaksanakan tugas dengan baik dan sebaliknya “menghukum” yang tidak atau yang kurang baik. Dengan sendirian terjadilah distribusi penghargaan, hal mana menghasilkan dengan sendirinya pembentukan stratifikasi sosial.
  3. Penghargaan yang diberikan biasanya bersifat ekonomik, berupa pemberian status sosial atau fasilitas-fasilitas yang karena distribusinya berbeda (sesuai dengan pemenuhan persyaratan dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas) membentuk struktur sosial.

 

Disclaimer : Ini adalah pembahasan tentang kunci jawaban dari pertanyaan tersebut, dan kegiatan pertama yang dilakukan penerima setelah menerima surat adalah sebagai referensi bagi orang tua untuk membantu anaknya belajar.

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini mungkin bukan kebenaran mutlak, sehingga orang tua dan siswa dapat mengembangkannya menjadi jawaban yang lebih baik dan lebih akurat. Temukan jawaban dari buku teks sesuai kurikulum yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.